Pertumbuhan otak buah hati hingga
umur berapa? Banyak penelitian menampilkan alangkah masa dini umur, adalah masa
lima tahun ke bawah, ialah golden ages (masa keemasan) bagi bagi perkembangan
kecerdasan buah hati. Salah satu hasil penelitian menceritakan bahwa pada umur
4 tahun kapasitas kecerdasan buah hati sudah menempuh 50%.
Seperti diucapkan eks Direktur
Pengajaran Buah Dini Umur (PADU), Depdiknas, Dr. Gutama, kapasitas kecerdasan
itu menempuh 80% di umur 8 tahun. Ini menampilkan pentingnya memberikan
perangsangan pada buah hati dini umur, sebelum masuk sekolah.
Tiap-tiap bayi mempunyai potensi
milyaran sel otak yang siap mendapatkan rangsang. Sentuhan, lingkungan yang
ramah otak, dan hands on, merupakan sebagian upaya yang dapat dilaksanakan
untuk memaksimalkan fungsi otak buah hati. Beberapa pakar beranggapan, sel otak
seorang bayi sebanyak bintang yang bertebaran di langit.
Ada pula yang menyangka, jumlah
sel otak kurang lebih 100 milyar. Semua sel ini punya peran penting dalam
menyokong fungsi otak sebagai pengatur seluruh kecakapan manusia di masa
dewasa.
Tapi, padahal ada milyaran sel
otak, kongkretnya tidak semuanya berkembang total, sebab betul-betul tergantung
pada rangsangan yang diterimanya.
Konsultan Keluarga Budi Darmawan,
mengucapkan rangsangan ini memang betul-betul menetapkan sejauh mana jaringan
sel-sel otak bisa berkembang. Sekiranya sedikit mendapatkan rangsangan, dapat
jadi yang berkembang cuma 1 persen dari sekian milyar sel otak. Sebaliknya,
sekiranya stimulasinya banyak, perkembangannya bahkan dapat lebih besar lagi.
Maxwell Malt, seorang peneliti
asal Amerika mengemukakan pendapatnya perihal kekerabatan sel otak yang aktif
dengan kecerdasan. Sekiranya manusia bisa mengaktifkan sekitar 7 persen saja
dari sel otaknya, ujar Malt, karenanya ilustrasi kecerdasan orang itu merupakan
dapat merajai 12 bahasa dunia, mempunyai 5 gelar kesarjanaan, dan hapal
ensiklopedi lembar-demi lembar, huruf demi huruf, yang satu setnya terdiri dari
sebagian puluh buku. Merespon ini, Budi Darmawan mengucapkan, “Sekiranya
kecakapan itu diaplikasikan seorang muslim untuk menghafal, tentu ia kapabel
menghafal Qur’an dan sunnah Rasulullah sekalian.”
Lima tahun pertama kehidupan buah
hati ialah masa cepat perkembangan otak sampai masa ini kerap kali disebut
sebagai golden jangka waktu. Malahan, buah hati di umur 5 tahun pertama dikenal
punya kecakapan photographic memory, mengingat seperti mata kamera. Di atas
lima tahun, kecakapan ingatannya menurun.
Tak sehebat dan sepeka di masa
keemasan ini. Lebih jauh Emmy Soekresno, Konsultan pengajaran Jerapah
Umpamanya, membeberkan, padahal secara keseluruhan, fungsi otak berprofesi
beriringan, tapi, ada penekanan-penekanan atau waktu prima (prime time) bagi
otak.
Sesudah, untuk belajar bahasa
asing, semisal bahasa Inggris, waktu primanya merupakan pada umur 4-12 tahun.
Pada umur ini, belajar dengan permainan dan sambil ketawa-ketawa bahkan, buah
hati telah dapat bicara bahasa Inggris. Sesudah itu, ada second chance, kans
kedua untuk belajar, adalah pada umur 12-15 tahun. Sesudah umur 15 tahun, masih
dapat belajar bahasa Inggris, namun lebih susah.
Milyaran sel otak ini terbagi dalam
beragam komponen contohnya wadah yang siap diisi. Pada umur 12-13 tahun, akan
terjadi pemangkasan sel otak. Pada dikala itu, otak akan memeriksa isi otak itu
sendiri. Sekiranya ada daerah kosong, semisal komponen kecerdasan emosionil
yang tak pernah dilatih semenjak umur 1 sampai 12 tahun, karenanya komponen itu
akan dibuang.
Itu sebabnya, sasaran orang tua
tiap-tiap hari merupakan bagaimana caranya mengisi otak dengan optimal dengan
memberi stimuli yang optimal pula. Seandainya egitu, jangan tergesa-gesa.
Sekiranya suatu saat guru atau bapak dan ibu berkeinginan si kecilnya kapabel
menulis, membaca dan berhitung di umur dini, sama saja mereka tengah
menghilangkan sebagian aspek kehidupan buah hati.
Pengajaran sebelum mengerjakan
ketiga hal hal yang demikian, ada level yang mesti dijalani.Sebelum dapat
menghitung, buah hati mesti dapat menggambar. Sebelum dapat menggambar, buah
hati mesti kapabel mengatur pensil. Sebelum kapabel mengatur pensil, karenanya
buah hati perlu melatih motorik halusnya semisal dengan bermain pasir. Dengan
bermain pasir, buah hati hakekatnya sedang menghidupkan otot tangannya dan
belajar estimasi dengan menuang atau menakar, yang kelak seluruh itu ada dalam
matematika.
Oleh sebab itu, ibarat sebuah
bangunan, pondasi betul-betul menetapkan kokohnya bangunan hal yang demikian.
Bagi buah hati, berdasarkan Fasli Jalal, PhD, Dirjen Pengajaran Luar Sekolah
dan Pemuda, Depdiknas, pengajaran di dini umur ialah pondasi yang betul-betul
menetapkan perkembangan berikutnya. Seandainya itu dia mengingatkan, “Sekiranya
tak bagus pondasi yang kita bangun di umur dini, bangunan tak akan kokoh.”
Golden Age Ialah …
Masa umur buah hati 0 sampe 6
tahun termasuk umur golden age masa masa keemasan bagi buah hati dimana seluruh
nya sedang berkembang pada masa ini khususnya otaknya .. Jadi berikan ia pantas
dengan komposisi usianya hak buah hati dikala umur itu waktunya bermain jadi
biarkan saja mereka bermain sebab dengan bermain stimulusnya akan berkembang
melainkan bunda boleh arahkan bermainnya ia pada hal hal positif ajak ia untuk
memaksimalkan peraba perasa penglihatan dan geraknya ya bunda.
Maaf ya bunda, sebetulnya
calistung sekiranya dikasih pada buah hati di umur segitu (0-6 tahun) sekiranya
salah cara akan membunuh sebagian sel otak pada buah hati memang buah hati akan
piawai melainkan lihat saat mulai di kelas 5 SD imbasnya akan tampak!
Sekiranya telah tepat pada
usianya mereka akan dapat dengan sendirinya …
Ajari ia dahulu pengajaran
karakter dari rumah disiplin mandiri beri sayang percaya diri boleh di
tambahkan dengan cerita-cerita dari bundanya supaya ia dapat percaya diri
menghadapi sosial di lingkungan luar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar